Hanya Rp 5.500 Per Kg, Petani Keluhkan Harga Kopra

0
40
Kopra

MOROTAI, Koridor Malut – Harga kopra di kalangan petani Morotai saat ini mengalami penurunan yang cukup drastis. Bahkan jika dibanding dengan harga pengambilan di Tobelo, Halmahera Utara, harga di Morotai masih terbilang murah. Hal ini yang membuat sejumlah petani resah karena hasil panen tidak cukup untuk membiayai kebutuhan hidup di tengah pandemi seperti ini.

“Kami ingin harga kopra stabil, harus disamakan dengan harga di Tobelo. Karena Tobelo jualannya keluar maka Morotai pun sama. Paling tidak harus ke Manado, Surabaya. Berartikan Tobelo dan Morotai harga kopra harus seimbang,” ujar, Hamzah Goroahe, petani di desa Daeo.

Menurutnya, harga kopra di Tobelo saat ini berada di kisaran Rp 7000 per kilogram, atau Rp 7 juta untuk satu ton. Sementara di Morotai harganya cuma Rp 5.500 per kilogram. Dengan harga seperti ini, jelas membuat posisi petani sangat sulit, karena kondisi ekonomi yang tidak stabil.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memperhatikan nasib petani kopra. Karena untuk pengusaha kopra sendiri tidak berani mengambil dengan harga 6000 per kilogram,” harapnya sambil menambahkan, jika harga kopra turun drastis, akan berpengaruh pada ekonomi keluarga, terutama untuk pendidikan anak-anak. (aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here