Sering Bawa Nama Ketua Apdesi Morotai, Abd Rahman Dg Suki Terancam Dipolisikan

0
89

MOROTAI, Koridor Malut – Mantan Kepala Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, yang juga sebagai politisi Partai Demokrat, Abd Rahman Dg Suki, kini menghadapi masalah besar. Pasalnya, politisi yang gagal menjadi anggota DPRD Pulau Morotai itu, akan berhadapan dengan proses hukum bila masih membawa nama Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Pulau Morotai.

Ketua Bidang OKK DPP APDESI, Muksalmina, kepada wartawan melalui WA menegaskan, Ketua DPC APDESI hanya bisa dipimpin kepala desa, bukan mantan. Bagi mantan Kades atau sudah purna bakti hanya bisa menjadi pengurus biasa atau anggota sebagaimana disampaikan dalam surat edaran DPP APDESI.

Menurutnya, dalam optimalisasi dan konsolidasi organisasi pada tiap tingkatan sesuai dengan hasil putusan Musyawarah Nasional APDESI tanggal 10 – 12 Agustus 2016 di Bandar Lampung. DPP APDESI mengeluarkan Surat Edaran dengan nomor B.009/DPP-APDESI/II/2019, yang ditandatangani Ketua Umum, H. Suhardi, MY, S.Sos, MM dan Sekjen Ipin Arifin, S,Sos,MM.

“Pada poin empat surat edaran itu ditegaskan, bahwa APDESI bersifat independen, tidak terlibat atau melibatkan diri dalam gerakan-gerakan yang mengarah pada kepentingan golongan, kelompok, politik dan kekuasaan. Apa yang dilakukan mantan Kades Darame Kecamatan Morotai Selatan Pulau Morotai jelas melanggar aturan APDESI, apalagi bertindak dan berbuatĀ  sebagai Ketua DPC APDESI. Ini pelanggaran hukum. Untuk itu kami warning agar stop berbuat dan bertindak atas nama APDESI, saudara bisa diseret ke ranah hukum,” tuturnya mengingatkan.

Mulsalmina mengatakan, sesuai data di DPP, posisi Ketua DPC APDESI Kabupaten Pulau Morotai masih vakum, dan akan dilakukan revitalisasi organisasi demi kelancaran roda organisasi serta penyegaran kepengurusan yang seharusnya berjalan sesuai dengan AD/ART. Namun, dikarenakan kevakuman kepengurusan selama ini, hajatan tertinggi organisasi APDESI di tingkat kabupaten ini belum berjalan sebagaimana mestinya.

‘Kepada teman-teman media, baik cetak, online dan elektronik yang berbasis di Kabupaten Pulau Morotai, kami sangat mengharapkan masukan dan kritiknya, sehingga eksistensi kelembagaan Pemerintah Desa dapat berjalan dan memberikan konstribusi positif untuk proses pembangunan desa dan pembangunan Kabupten Pulau Morotai tentunya,” pinta Mulsalmina. (aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here