Diintervensi Dikbud Malut, PPDB Ternate Kacau

0
250

TERNATE, Koridor Malut – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA se Kota Ternate berakhir dengan kekacauan. Puluhan siswa yang awalnya sudah lulus pendaftaran, tiba-tiba nama mereka hilang dan digantikan siswa lainnya. Kuat dugaan, kekacauan ini terjadi karena adanya intervensi sejumlah oknum di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut yang memperpanjang waktu pendaftaran hingga tanggal 03 Juli 2020. Padahal Dikbud sendiri sudah menetapkan pendaftaran itu berlangsung mulai tanggal 29 Juni hingga 02 Juli 2020.

Sesuai informasi yang diperoleh Koridor Malut, perintah perpanjangan waktu pendaftaran itu berasal dari Dikbud Malut yang disampaikan melalui WA grup operator PPDB. Sejumlah sekolah menolak karena menganggap bisa berdampak buruk bagi masing-masing sekolah, dan perpanjangan dilakukan tanpa alasan jelas. Namun karena perpanjangan itu sifatnya perintah, maka pihak sekolah tetap mengikutinya.

“Pada tanggal dua (02 Juli 2020, red) pukul sepuluh malam (22.00 Wit, red), atau dua jam sebelum pendaftaran harusnya ditutup, anak saya berada di urutan ke 114 di SMA 1 Ternate untuk jalur zonasi. Namun besok pagi, saya mendengar ada perpanjangan waktu pendaftaran, dan setelah saya cek ternyata anak saya sudah di urutan 117. Tapi begitu saya cek lagi di jam 12.00, nama anak saya sudah hilang. Saya datangi pihak SMA 1, tapi mereka tidak bisa memberikan alasan jelas,” kata salah satu warga yang meminta agar namanya dan nama anaknya dirahasiakan.

Sumber tersebut mengatakan, jika Dikbud konsisten aturan yang mereka terapkan, harus pada tanggal 2 Juli pukul 00.00 Wit, sistem sudah terkunci untuk pendaftaran. Namun yang terjadi justru sebaliknya, tanggal 03 Juli link pendaftaran masih bisa dibuka. Dan perpanjangan tersebut berlaku di semua SMA di Kota Ternate.

Sekretaris PPDB SMA Negeri 1 Ternate, Sabaria Umahuk, S.Pd, MSi, ketika dikonfirmasi mengakui adanya perpanjangan waktu perdaftaran. Dan itu adalah perintah langsung dari Dikbud Malut. Sabaria mengaku, akibat perpanjangan tersebut, terjadi pergeseran posisi siswa karena jumlah pendaftar yang terus bergerak.

Sabaria Umahuk, S.Pd, MSi

“Kami menerima banyak komplain dari warga yang menanyakan kenapa nama anak mereka hilang daftar siswa yang lolos. Padahal saat selesai pendaftaran, nama-nama itu masih ada. Kami hanya bisa jawab bahwa list nama itu ditentukan oleh sistem, bukan kewenangan sekolah,” kata Sabaria.

Sementara itu, Kabid SMA Dikbud Malut, Safiun Rajulan, ketika dikonfirmasi enggan menjawabanya. Ia hanya memberikan nomor kontak Sekretaris Dikbud, Amiruddin. Saat dikonfirmasi, Amiruddin membantah adanya intervensi Dikbud, karena menurutnya pendaftaran dilakukan melalui link aplikasi yang sudah disediakan PT Telkom. Waktu pendaftaran pun tetap sesuai jadwal yakni tanggal 29 Juni sampai 2 Juli 2020, dan masa verifikasi tanggal 3 Juli sampai pukul 15.00.

“Setahu saya sudah ditutup. Tanggal 3 hanya ferivikasinya,” katanya singkat. (eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here