Speed Boat Dilarang Sandar di Pelabuhan, Kinerja Satgas Disoal

0
26

MOROTAI, Koridor Malut – Kinerja Satgas Covid-19 Pulau Morotai mendapat sorotan dari penumpang speed boat jurusan Tobelo – Morotai, karena melarang speed boat yang mereka tumpangi sandar di pelabuhan. Akibatnya, dua speed boat harus terlantar di pelabuhan Daruba selama dua jam, Kamis (23/4).

Padahal menurut penumpang, dua speed boat tersebut sudah mengantongi izin dari Satgas Covid-19 Halmahera Utara dengan nomor : 79/Satgas Covid 19/Halut dan nomor : 80/Satgas Covid-19/Halut, tentang berpergian ke Morotai. Adapun jumlah penumpang di dua speed ini sebanyak 19 orang.

Fat, salah satu penumpang mengaku kesal dengan tindakan Satgas-19 Pulau Morotai. Alasannya pelarangan tersebut tidak disertai alasan yang jelas, dan tidak ada penjelasan dari pihak satgas. Para penumpang justru tahu masalah itu dari petugas pelabuhan yang melarang mereka untuk sandar.

Hal yang sama juga dikatakan salah satu motoris speed boat bernama Midi. Menurutnya, kepulangan mereka ke Morotai karena persoalan ekonomi. Di Tobelo, mereka kehabisan uang dan tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan hidup. Maka jalan satu-satunya adalah kembali ke Morotai.

“Kami harus pulang karena emergensi. Jika kami tetap di Tobelo, siapa yang biayai kami. Akhirnya kami sampaikan keluhan ini ke Bupati Halut, dan mereka memberikan izin kepada kami untuk ke Morotai. Surat izinnya ada. Dan izin yang menjadi modal kami berangkat ke Morotai,” katanya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here