Disperindakop Morotai Awasi Barang Kadaluarsa

0
47

MOROTAI, FNc—Dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi pengawasan, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop-UKM) Pulau Morotai, Selasa (03/03/2020), menerjunkan dua tim pengawasan barang kadaluarsa sekaligus pengawasan harga barang.

“Pengawasan barang kadaluarsa ini rutin dilakukan oleh Disperindakop. Hal ini dilakukan dalam rangka perlindungan Konsumen, sehingga memeng benar-benar masyarakat konsumsi barang-barang yang memang benar-benar yang masi bisa di Konsumsi (belum kadaluarsa), karena takutnya ada barang yang sudah kadaluarsa yang masi di perjual belikan, sehingga hal ini dilakukan secara rutin,” ucap Kadis Perindakop-UKM Pulau Morotai, Nasrun Mahasari, saat ditemui di salah satu toko saat sidak pengawasan barang kadaluarsa.

Menurutnya, pengawasan barang kadaluarsa dan pengawasan harga sembako itu tidak hanya dilakukan di Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), akan tetapi, hal tersebut juga bakal di lakukan di Lima Kecamatan lainnya yakni, Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar), Pulau Rao, Morotai Timur (Mortim), Morotai Utara (Morut) dan Morotai Jaya (Morja).

“Dan ini akan dilakukan di Enam kecamatan yang ada di Pulau Morotai. Dan hari ini kita star di Kecamatan Morsel. Jadi mulai selasa sampai kamis ini kita sidak di Kecamatan Morsel. Kemudian kita jadwalkan di Morselbar, Pulau Rao, Mortim, Morut dan Morja,” katanya.

Petugas Disperindakop Morotai saat berada di salah satu toko. (foto: maulud)

“Jadi hari ini kita terjunkan 2 tim. Satu tim mulai dari Daeo Majiko dan satu Tim lagi mulai dari Pilowo, dan kita akan bertemu di pusat Kota Daruba. Jadi untuk masing-masing kecamatan itu membutuhkan waktu selama 3 hari,” tambah Nasrun.

Ditanya pengawasan barang kadaluarsa dan pengawasan harga barang dilakukan hanya pada saat hari-hari besar seperti bulan sucri Romadhan, lebaran dan tahun baru, dirinya mengatakan bahwa, hal tersebut dilakukannya itu tidak menunggu momen atau perayaan hari-hari besar.

“Pengaeasan barang kadaluarsa dan pengawasan harga ini tidak menunggu momen atau hari-hari besar, tetapi ini akan kita lakukan setiap Tiga bulan sekali. Jadi kita lakukan secara berkalah, dan ini sudah masuk dalam program rutin di Disperindakop. Jadi dalam pengawasan barang kadaluarsa ini kita langsung pantau soal harga barang,” ucapnya.

“Jadi jika kedapatan ada toko yang masi memperjual belikan barang yang sudah kadaluarsaakan di sita dan dilakukan pemusnahan disaat pengawasan barang kadaluarsa di 6 kecamatan selesai,” tambah Nasrun.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten III Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kesra, Rina Ishak, yang juga turut melakukan sidak barang kadaluarsa mengatakan, hal tersebut bakal dilakukan secara berkala oleh Pemda Pulau Morotai melalui Dinas Perindakop-UKM agar Sembilan bahan pokok selalu terpantau oleh Pemda Pulau Morotai.

“Jadi barang kadaluarsa ini akan dilakukan secara berkala, jadi kurang lebih Tiga bulan sekali akan kita monitor, kemudian sekaligus kita monitor harga sembako agar kita upayakan harga barang itu bisa satu harga. Apalagi dalam menyambut bulan ramadhan ini kita upayakan agar harga barang jangan terlalu tinggi, agar supaya daya beli masyarakat bisa terjangkau, dan kita upayakan barang kadaluarsa ini tidak lagi di perjual belikan agat tidak di konsumsi oleh masyarakat. Jadi kita (Pemda) akan lakukan secara rutin melalui Disperindakop soal pengawasan barang kadaluarsa dan harga barang ini,” tandasnya.(lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here