DLH Malut Usulkan Anggaran Laboratorium

0
40

SOFIFI, FNc—Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan mengusulkan anggaran laboratorium dalam APBD 2021. Hal ini disebabkan oleh kejadian ikan mati mendadak di Wilayah Ternate (taman nukila) maupun Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Kepala Dinas DLH Malut, Wajihuddin Fabanyo kepada wartwan, Sabtu (29/2) menuturkan, sampel air dan ikan mati yang  telah diambil untuk di bawa ke laboratorium Water Laboratory Nusantara (WLN) Sulawesi Utara, tinggal menunggu hasilnya agar bisa di sampaikan ke publik agar masyarakat bisa mengetahui penyebab dari ikan mati tersebut.

“Kami belum bisa katakan bahwa penyebab dari ikan mati mendadak di beberapa hari lalu, maka harus menunggu hasil laboratorium,” ucapnya.

Sebab, lanjut dia, laboratorium di Maluku Utata belum memadai untuk dijadikan penelitian atau sampel yang akan diteliti. Maka dari itu, pihaknya akan mengusulkan anggaran laboratorium di Tahun anggaran 2021.

“Karena usulan ini bukan saja alatnya tetapi orangnya juga harus paham, maka harus disiapkan juga Sumber Daya Manusia-nya,” tuturnya.

Selain mengusulkan anggaran laboratorium, lanjut dia, pihaknya akan mengusulkan ke Biro Pemerintahan untuk membuat satu UPT di Kabupaten/Kota. “Dengan berdirinya UPT, berarti bisa menengani masalah lingkungan di setiap daerah Maluku Utara,” ujarnya.

Namun, kata dia, ikan mati mendadak di Kota Ternate dan Halsel ini menjadi didugaan kuat adalah blooming algae. Menurut dia, yang harus ditelusuri adalah air yang berwarna kecoklatan, agar bisa diketahui ikan mati itu penyebabnya dari air laut atau tidak.

“Karena waktu yang diberikan itu 14 hari, kemungkinan satu dua hari lagi sudah bisa dipastikan hasil laboratorium,” ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat Hasel dan Kota Ternate tidak boleh cemas memakan ikan dari nelayan. Karena itu adalah hasil tangkapan ikan hidup di perairan Malut, bukan ikan mati mendadak.

“Ikan yang jual di pasar itu hasil tangkapan nelayan bukan diambil dari ikan mati mendadak. Sambil menunggu hasil yang jelas dari laboratorium,” tandasnya.(dmn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here