Pariwisata Morotai Kapan Dibuka? Ini Penjelasan Kadispar

0
72

MOROTAI, Koridor Malut – Dinas Pariwisata (Dispar) Pulau Morotai sampai saat ini belum mengambil sikap apakah akan membuka seluruh destinasi wisata, baik wisata alam, kuliner maupun tempat hiburan atau tidak. Sejumlah kendala masih menjadi pertimbangan, terutama tingginya angka positif dan hasil reaktif warga yang sedang dikarantina. Untuk itu, Dispar masih melakukan kajian dan berdiskusi dengan berbagai pihak, tentang penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata.

Kadispar Pulau Morotai, Ida Arsyad, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (01/07) menjelaskan, dengan adanya penerapan New Normal, sudah ada anjuran Pemerintah Pusat untuk membuka seluruh destinasi wisata. Namun untuk Morotai, Dispar menginginkan agar aktifitas wisata harus berdasarkan SOP dan menerapkan Protokol Kesehatan, seperti periksaan suhu badan, tersedianya tempat cuci tangan, memakai masker dan harus jaga jarak.

“Kalau hanya sekadar mengikuti anjuran pusat, tidak ada masalah. Tapi di satu sisi, kemungkinan terjadinya peningkatan Covid-19 juga harus diantisipasi. Sehingga kami tidak buru-buru memutuskan tapi perlu berdiskusi dengan lintas sektor. Morotai saat ini masih menerapkan karantina bagi warga yang ada datang, dan saat dirapid test, masih banyak yang hasilnya reaktif. Artinya belum ada jaminan Morotai bebas Covid-19,” jelasnya.

“Saya sudah menghadap Pak Bupati selaku Ketua Gugus Covid-19 untuk koordinasi, juga dengan Dinas Perhubungan untuk diskusikan tentang pembukaan destinasi dan penerapan SOP. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk membicarakan cara penanganan. Jadi sampai saat ini, belum bisa ditentukan kapan destinasi wisata secara resmi dibuka,” paparnya menambahkan.

Menurutnya, Covid-19 ini memberikan dampak berat bagi iklim pariwisata Morotai. Olehnya itu, Dispar berharap Covid ini bisa menurun dari sisi kuantitas, sehingga bisa memberi ruang bagi masyarakat umum untuk berwisata di Morotai. Dan yang paling penting katanya, masyarakat juga harus sadar dan menerapkan pola hidup sehat, mengikuti anjuran pemerintah dan taat menjalankan Protokol Kesehatan. (aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here