PAD DKP Morotai Capai Rp 563 Juta

0
26

MOROTAI, Koridor Malut – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai hingga┬á bulan Juni 2020 sudah memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai Rp 563 juta, atau 50 persen lebih dari target sebesar Rp 1,02 miliar. PAD tersebut diperoleh dari retribusi pengiriman ikan melalui aktifitas di pelabuhan, dan biaya sewa fasilitas perikanan berupa coldstorage di SKPT, pabrik es dan lainya.

Kadis DKP Morotai, Suryani Antarani Rabu (01/07) mengatakan, target PAD DKP awalnya sebesar Rp 3,75 miliar. Namun setelah dilakukan penyesuaian-penyesuaian, target PAD diturunkan dan tinggal Rp 1,02 miliar. Untuk mengejar terget tersebut, DPK terus berupaya mendorong dan mensuport nelayan agar lebih giat meningkatkan hasil produksi tangkapanya.

“DKP selalu mengigatkan nelayan, bahwa SKPT di Morotai merupakan tanggung jawab bersama. Nelayan punya andil besar karena sudah banyak fasilitas yang pemda sediakan baik subsidi BBM, asuransi nelayan, bantuan alat tangkap dan lainya. Meski demikian, nelayan juga harus selalu melihat kondisi cuaca laut,” kata Suryani.

DKP kata dia selalu memantau aktivitas nelayan. Menurutnya, ada perasaan bangga saat menyaksikan aktifitas nelayan di tengah pandemi yang masih dalam kondisi stabil, sehingga berdampak pada aktifitas ekspor yang tatap dalam kondisi baik.

“Selain nelayan tuna, DKP juga sudah beberapa kali berusaha berkordinasi dengan investor agar memberikan pendampingan, sehingga selain ikan tuna, ikan dasar ini juga jadi pilihan untuk dikonsumsi,” terangnya sambil menambahkan, DKP terus berusaha dan tetap optimis bisa mencapai PAD sesuai target. (aty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here