Langgar SOP, PNS dan Kades di Morotai Dijemput Paksa

0
31

MOROTAI, Koridor Malut – Satgas Covid-19 Pulau Morotai, Selasa (07/04) pagi dan malam, menjemput paksa seorang oknum PNS, kepala desa (Kades) dan sejumlah warga, karena tidak mematuhi aturan protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan. Mereka diketahui baru saja melakukan pejalanan dari luar daerah, namun tidak menjalani karantina saat tiba di Morotai.

Penjemputan ini dilakukan oleh beberapa anggota TNI/Polri bersama Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Covid-19 dibawah Pimpinan Kabid Trantib Satpol PP, Luter Djaguna, Danton Samsul Lapiru, serta Kanit Sabara Polres Morotai.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi Koridor Malut, upaya penjemputan sudah dilakukan sejak Senin (06/04) malam terhadap Kades Juanga. Sebab yang bersangkutan bersama belasan warga, baru saja melakukan perjalanan dari Tobelo ke Morotai pada Minggu (05/04) malam, dan tidak mnjalani karantina. Namun saat petugas mendatangi rumahnya, Kades Juanga itu ternyata tidak berada di tempat.

Dan pada Senin (06/04) malam itu juga, petugas kembali mendapat informasi ada speed boat lain yang masuk ke Morotai melalui Tanjung Dehegila, dengan membawa seorang guru di Totodoku dan suaminya, bersama seorang oknum PNS di Dinas Perindakop, yang bernama Takdir Abdul Asis. Saat tiba di Morotai, mereka pun tidak menjalani karatina.

Akhirnya pada Selasa (07/04) pagi, tim Satgas Covid-19 langsung menuju ke rumah Kades Juanga dan menjemput paksa sang kades. Sementara oknum PNS ditangkap pada malam hari di depan kediaman Bupati, Desa Yayasan. Setelah diamankan, kedua orang ini langsung dibawa ke GOR SD Unggulan 1 Morotai untuk dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis, kemudian dikarantina selama tujuh sampai 14 hari.

“Semua penumpang speed boat ataupun kapal yang masuk Morotai pada malam hari maupun siang, wajib mengikuti Protokol Pemda Morotai terkait pencegahan Covid-19. Mereka harus diperiksa kesehatannya dan dikarantina. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” jawab Kabid Trantib Satpol PP, Luter Djaguna, ketika ditanya wartawan, Rabu (08/04). (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here