Elang Ditugasi Ketum Benahi Golkar Malut

0
72

TERNATE, FNc—Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Edi Langkara (Elang) memastikan dirinya maju bertarung merebut kursi Ketua DPD Golkar Maluku Utara. Elang menyatakan sudah didukung pemilik suara dari DPD kabupaten kota dan ormas.

“Dukungan pemilik suara dari DPD Golkar kabupaten kota, terdiri dari ormas, atap partai dan DPP Golkar, alhamdulillah sudah 10 yang memiliki suara dari total 16 suara. Ya kita lihat nanti perkembangan selanjutnya,” kata Elang melalui pesan WhatsAap, Rabu (4/3).

Elang mengatakan ada arahan dari Ketua Umum Golkar Erlangga Hartato agar ada perubahan di partai berlambang pohon beringin itu. Erlangga disebut Elang, berharap ada kemajuan Golkar Maluku Utara pada 2024 mendatang.

“Yang pasti saya diminta oleh ketum Golkar (Erlangga Hartato) agar ada perubahan di Golkar Maluku Utara karena ketum juga berharap ada kemajuan dari Partai Golkar di 2024,” ujarnya.

Elang meminta kepada kader Golkar untuk mengamankan arahan dari ketum Golkar ini. Ia berharap enam suara itu bisa memahami dan bersatu kembali untuk membenahi partai dalam menghadapi pilkada delapan kabupaten kota se Maluku Utara dalam pilkada serentak 2020. Enam suara itu antara lain empat DPD Golkar kabupaten dan dua suara dari provinsi yakni dewan pertimbangan dan ketua demisioner.

“Saya ditugasi untuk menaikkan kursi DPRD di sejumlah daerah yang mengalami penurunan suaranya, bahkan lima ketua DPRD dari Golkar saya harus bejuang untuk mengembalikan kedepan, serta ditugasi memenagkan kader Golkar yang bertarung dalam pilkada 2020 ini,” imbuhnya.

Lima ketua DPRD yang hilang disebut Elang, antara lain; Kabupaten Kepulauan Sula, Halmahera Selatan, Tidore Kepulauan, Pulau Morotai, dan provinsi. Selain itu Kabupaten Pulau Taliabu dari tujuh kursi DPRD turun menjadi lima dan Halmahera Utara tiga kursi padahal kepala daearanya adalah ketua DPD Golkar stempat.

“Ada sesuatu salah disini, yakni soal manejemen partai yang secara absolute terjadi sentralime pada individu yang bertindak seolah-olah pemilik warisan tanpa melihat kenyataan lingkungan dimana leadership tidak profesional. Disamping itu saya diperintahkan menyatukan kembali potensi kader Golkar yang saat ini terpecah, dan dihadapan ketum saya menyatakn siap lahir batin menyatukan.

“Saya sadar betul bahwa di dunia politik ini tidak ada kekuatan tunggal, yang ada adalah menyatukan semua potensi untuk memnjadi kekuatan bersama,” tandasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here