Polres Halut Kembali Ungkap Kasus Narkotika

0
25

TOBELO, FNc—Satuan Reserse Narkoba (SatResnarkoba), Kepolisian Resort (Polres), Kabupaten Halmahera Utara (Halut), kembali mengungkap kasus narkotika jenis tembakau gorila (Ganja Sintetis) yang dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang.

Kapolres Halut, AKBP. Yuyun Arif Kus Handriatmo melalui Kasubag Humas Polres Halut, Iptu. Mansur Basing menyebutkan bahwa sesuai hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika jenis tembakau gorila dilakukan langsung SatResnarkoba Polres Halmahera Utara dengan nomor : LP/A/05/III/2020/PMU/Res Halut, tertanggal 03 Maret 2020, dengan narkotika yang ditemukan seberat 31,40 gram.

Mansur juga menjelaskan bahwa pengungkapan ini dilakukan pada Selasa (03/03) tepatnya pada Pkl 13.30 Wit, yang diamankan dalam kantor jasa pengiriman barang JNE kampung Cina di desa Gamsungi Kecamatan Tobelo. Sementara pelaku MCD (20) merupakan warga desa Gamsungi yang bekerja sehari-hari sebagai buruh.

“Barang bukti yang diamankan yakni 1 buah paket didalamnya terdapat 1 bungkusan plastik warna merah yang berisi serbuk menyerupai daun tembakau kering yang diduga narkotika jenis tembakau gorila. Selain itu juga diamankan 1 unit HP milik pelaku,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Mansur, berdasarkan kronologis penangkapan bahwa petugas Kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Halut sebelumnya telah mendapat informasi bahwa ada paket mencurigakan di kantor JNE Tobelo. Selanjutnya, Polisi langsung mendatangi kantor JNE dan kemudian mencari tahu kebenaran informasi dimaksud.

“Setelah tiba di kantor JNE, didapati seorang seorang pria bernama MSJ alias Sugi menjemput barang tersebut. Selanjutnya petugas mengamankan Sugi. Sugi pun kemudian dimintakan untuk membuka paket barang yang baru diterimanya. Pembukaan paket oleh Sugi disaksikan langsung pegawai JNE. Setelah dibuka ternyata paket barang tersebut berisi 1 sachet plastik warna merah yang berisikan serbuk menyerupai daun tembakau kering yang diduga adalah tembakau gorila. Selain itu, diluar paket juga tertulis identitas pengirim yakni RK sedangkan nama penerima RD dengan alamat desa Gamsungi,” terangnya.

Sedangkan keterangan Sugi, lanjut Mansur, bahwa dirinya hanya diperintahkan MCD untuk mengambil barang tersebut. “Petugas kemudian bergerak dan menjemput MCD. Setelah diamankan MCD membenarkan bahwa barang paket yang dijemput tersebut adalah barang miliknya. Sementara Sugi hanya diminta untuk menjemput barang tersebut dengan tidak memberitahukan isi dari paket kiriman barang tersebut,” jelasnya.

Hingga saat inj, pelaku beserta barang bukti (BB) dibawa ke kantor SatResnarkoba Polres Halut untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(gus)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here