10 Paket Proyek PU-PR Morotai Siap Tender

0
24

MOROTAI, FNc—Sebanyak 10 Paket Proyek yang melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Pulau Morotai dengan pagu anggaran Rp. 23,4 miliar tahun 2020 siap dilelang di Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Pulau Morotai.

Paket yang dilelang bernilai puluhan miliar itu lebih banyak di fokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kabupaten Pulau Morotai.

Berdasarkan data, dari total anggaran Rp. 23,4 miliar itu terdiri dari proyek perbaikan geometrik ruas jalan Leo-leo Rao-Leomadoro senilai Rp. 4.216.000.000, pembangunan jalan tanah ke hotmix trans Aha Desa Nakamura Rp. 5.580.545.450, pembangunan jalan hotmix kawasan Desa Sopi Rp. 1.800.000.000, pembangunan jalan tanah ke hotmix Desa Korago Rp. 3.630.000.000, pembangunan jalan tanah ke hotmix ruas jalan kawasan Desa Pangeo Rp. 3.600.000.000, peningkatan jalan tanah ke hotmix ruas Desa Cendana Rp. 600.000.000, peningkatan jalan tanah ke hotmix ruas Desa Waringin Rp. 1.200.000.000, peningkatan jalan tanah ke hotmix ruas Desa Aru Irian Rp. 1.200.000.000, peningkatan jalan tanah ke hotmix ruas Leo-leo Jaya – Tawakali Rp. 2.400.000.000, dan belanja Breaker Rp. 550.000.000.

“Paket Dinas PU yang belum dilelang itu sisa 5 paket yaitu peningkatan jalan tanah ke hotmix ruas Army Dock Rp. 2.400.000.000, peningkatan jalan tanah ke hotmix lokasi pekuburan baru Daruba Rp. 450.000.000, jalan PSTG-Muhajirin Rp. 1.362.187.662, peningkatan jalan tanah ke hotmix SP1-SP3 Rp. 1.800.000.000, dan pembangunan terminal tahap III Rp. 1.000.000 000,”ungkap Kabag BLPBJ Pulau Morotai, M. Jain A. Kadir, ketika dikonfirmasi kemarin.

Menurutnya, Dinas PU-PR berbeda dengan Dinas lain yang memiliki Paket yang bakal di lelang, karena Dinas PU-PR hampir semua paketnya administrasinya sudah di siapkan (masuk), sedangkan untuk beberapa Dinas seperti Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, RSUD, Dinas Pariwisata dan beberapa Dinas lainnua hingga kini belum memasukan persyaratan tendernya.

“Hingga kini RUP penyedianya belum masuk ke BKPBJ, sehingga proses lelang belum bisa dilakukan. Pada intinya kita hanya menunggu RUP saja, kalau itu sudah ada maka prosesnya akan jalan,” ungkapnya.(lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here